Senin, 25 Oktober 2010

Cara Kerja Tiap Jenis Printer dan Monitor

A. Jenis-Jenis Printer

Jenis Printer Dot Matrik
jenis printer dot metrix
jenis printer Dot Metrik merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita. Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis printer dot metrix ini pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin dan tentunya dengan begitu hasil cetakan akan lebih halus. produsen printer jenis dot metrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX – 300, espson LX 800 dan lain-lain.

Jenis Ink Jet
jenis printer ink jet
Jenis printer Ink jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa menghasilan hasil cetakan warna.
Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas. karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.

Jenis Laser Jet
jenis printer laset jet
Jenis printer laset jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya tinta bubuk atau yang biasa disebut toner dengan menggunakan perangkat infra merah. selain hasil cetak yang lebih bagus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix maupun ink jet, printer laser jet juga memiliki kecepatan pencetakan yang tinggi dan hasil cetaknya pun juga lebih cepat kering seperti pada hasil ceta pada mesin photo copy.

B. Jenis - Jenis Monitor

Monitor Catoda Ray Tube (CRT)
Monitor ini merupakan monitor yang mempunyai tabung yang memproduksi elektron untuk menembak layar, sehingga tercipta gambar di layar seperti cara kerja di televisi. Monitor ini memakai port 15 pin dengan 3 baris.

Monitor Liquid Crystal Display (LCD)
Cara kerja monitor ini adalah dengan pemberian stimulasi arus listrik dari luar kepada liquid crystal (materi biphenyl), sehingga akan mengubah properti dari cahaya yang dilewatkan crystal.

Monitor TFT LCD
Teknologi TFT LCD berupa liquid crystal yang diisikan di antara dua pelat gelas, yaitu colour filter glass dan TFT glass. Colour filter glass mempunyai filter warna yang bertugas memancarkan warna, sedangkan TFT glass mempunyai Thin Film transistor sebanyak pixel yang ditampilkan. Liquid crystal bergerak sesuai dengan perbedaan voltase antara colour filter glass dengan TFT glass. Jumlah cahaya yang dipasok oleh Back Light ditentukan oleh jumlah pergerakan liquid crystal yang pada gilirannya akan membentuk warna.

Tabel jenis-jenis monitor menurut adapter card, resolusi warna, dan jumlah pin.

Keterangan:

MDA = Monochrome Display Adapter

EGA = Enhanced Graphics Adapter

VGA = Video Graphic ArrayCGA = Colour Graphic Adapter

XGA = X-Graphic Adapter

SVGA = Super Video Graphic Array

Tombol Pengatur Pada Monitor

Pada umumnya, setiap monitor dilengkapi dengan tombol menu pengaturan, seperti :
1. Saklar ON/OFF yang berfungsi untuk memutuskan dan menghubungkan sumber daya listrik.
2. Brightness Control, yaitu cerah atau redupnya layar.
3. Contrast Control, yaitu untuk mengatur cerah atau redupnya obyek pada layar.
4. Vertical Size Control (V. Hold), yaitu untuk mengatur area layar bagian bawah dan atas.
5. Vertical Line (V. Line), yaitu untuk mengatur tinggi rendahnya obyek pada layar.
6. Horisontal Size Control (H. Hold), yaitu untuk mengatur area layar bagian kiri dan kanan.

Monitor komputer / PC tidak jauh berbeda dengan pesawat penerima televisi. Perbedaan secara teknis yaitu monitor tidak memiliki rangkaian audio atau suara, sedangkan televisi memiliki penerima suara yang berbasis AM, FM, Zweiton, dan Nicam. Monitor memiliki rangkaian video (raster circuit) sebagai berikut :

Pengolah video : Detector video, video driver, video output (pada rangkaian ini terdapat pengatur contrast)
Pengolah warna (Matrix RGB) : synchronisasi separator, integrator untuk oscillator, differensiator untuk oscillator horizontal, oscillator vertical (pada rangkaian ini terdapat pengatur V. Line dan V.Hold), vertical output, oscillator horisontal (pada rangkaian ini terdapat pengatur H. Hold), horisontal output, high voltage rectifier.

CRT (Cathoda Ray Tube) : Vertical, Horisontal deflection yoke dan degausing coil.

Tabung Gambar (CRT)

Tabung gambar sangat berbeda-beda bila dibandingkan dengan tabung-tabung radio. Bentuk maupun fungsinya sangat berbeda.

Menurut jenisnya, tabung gambar bisa dibagi sebagai berikut :

Bentuk Tabung

Rangkaian RGB
Rangkaian RGB juga disebut sebagai rangkaian matrix. Adapun prinsip kerja rangkaian matrix adalah mengubah tegangan perbedaan warna yang telah dicampur dengan sinyal sinkronisasi yang diberikan demulator warna kembali menjadi tegangan perbedaan warna.Rangkaian matrix ini harus dapat mengadakan atau membuat agar perbandingan-perbandingan antara amplitudo-amplitudo tegangan perbedaan warna itu dapat mempunyai harga yang tepat, tak tergantung dari cara penguatan sebelumnya. Jadi dalam hal ini rangkaian matrix tersebut hanyalah tinggal mengusahakan untuk memperoleh amplitudo-amplitudo yang tepat dari ketiga tegangan-tegangan perbedaan warna yang belum direduksi yang diperlukan tabung gambar. Untuk itulah maka tabung-tabung di dalam rangkaian matrix itu harus sanggup memberikan penguatan-penguatan yang cocok terhadap tegangan perbedaan warna itu, sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tabung gambar tersebut.

PERANGKAT INPUT & OUTPUT


I/O membolehkan komputer mendapatkan informasi dari dunia luar, dan menaruh hasil kerjanya di sana, dapat berbentuk fisik (hardcopy) atau non fisik (softcopy). Ada berbagai macam alat I/O, dari yang akrab keyboard, monitor dan disk drive, ke yang lebih tidak biasa seperti webcam (kamera web, printer, scanner, dan sebagainya.
Perangkat input berfungsi sebagai media yang menjadi antarmuka antara sistem komputer dan lingkungan luar sehingga sistem komputer dapat mengerti instruksi dari manusia. Saat ini sudah sangat beragam bentuk dan jenis dari perangkat input/output terutama dengan perkembangan sistem artificial intelligence dimana komputer dan manusia dapat berkomunikasi secara lebih interaktif
Macam macam perangkat input

1. Keyboard
Keyboard merupakan papan kunci yang terdiri tombol dari huruf dari A-Z, angkat dari 0-9, karakter khusus seperti @, %, *, !, ?, dan beberapa tombol fungsi antara lain F1-F12, tombol windows, dll. Tombol-tombol ini digunakan untuk memasukkan perintah ke sistem komputer. Bentuk keyboard pada awalnya meniru dari bentuk tombol mesin ketik, sehingga sususan huruf dari keyboard saat ini sama persis dengan mesin ketik.
Cara kerja dari sebuah keyboard saat ini adalah jika ditekan sebuah tombol, maka suatu interrupt dari mesin aka timbul dan keyboard interrupt handler (sebagian kecil perangkat lunak yang merupakan bagian dari sistem pengoperasian) akan dimulai. Interrupt handler akan membaca register perangkat keras di dalam pengontrol keyboard untuk mendapatkan karakter yang baru saja ditekan. Ketika tombol dilepaskan, interrupt kedua akan ditimbulkan
2. Mouse
Mouse merupakan peralatan input yang berfungsi untuk menentukan posisi pointer pada layar komputer. Pada awalnya, mouse menggunakan sebuah bola kecil yang dapat digerakkan dengan bebas. Pergerakan dari monitor di layar tergantung dari pergerakan bola tersebut. Namun saat ini sudah banyak beredar mouse yang menggunakan sistem optik sebagai acuan gerakannya.

3. Pen Input
Pen input merupakan jenis perangkat input yang berfungsi sebagai pengganti pena untuk menulis maupun menggambar. Hal ini untuk memudahkan pekerjaan para desainer grafik agar lebih mudah untuk menggambar di komputer daripada menggunakan mouse. Biasanya terdapat alas sebagai media untuk menulis atau menggambar.

4.Scanner
Digunakan untuk mengambil citra cetakan(gambar,foto,tulisan) untuk diolah atau ditampilkan melalui komputer. Ada dua jenis scanner, Handy Scanner(dipegang dan digerakan dengan tangan), dan Flatbed Scanner(serupa mesin fotokopi).

5. Barcode Reader
Biasa digunakan di supermarket untuk membaca label barang

Yang dimiliki oleh semua alat masukan biasa ialah bahwa mereka meng-encode (mengubah) informasi dari suatu macam ke dalam data yang bisa diolah lebih lanjut oleh sistem komputer digital. Alat output, men-decode data ke dalam informasi yang bisa dimengerti oleh pemakai komputer. Dalam pengertian ini, sistem komputer digital adalah contoh sistem pengolah data
Perangkat output:
Output yang dihasilkan dari pengolahan pada komputer dapat digolongkan ke dalam 4 macam bentuk. Tulisan (huruf, kata, angka, karakter khusus dan simbol2). Image (grafik atau Gambar). Suara dalam bentuk musik atau suara lainnya. Bentuk yang dapat dibaca oleh mesin, dalam bentuk simbol yang hanya dapat dibaca dan dimengerti oleh komputer.

Macam macam perangkat output:

1. Monitor
Bentuknya mirip televisi dan berfungsi menampilkan proses dan hasil pekerjaan komputer. Monitor komputer jaman dulu hanya hitam putih atau monochrome (terkadang dengan tulisan hijau atau orange dan latar belakang hitam). Sekarang monitor hampir semuanya berwarna dan beresolusi tinggi, sehingga kualitas gambar yang dihasilkan juga lebih bagus.

2. Printer
Digunakan untuk mencetak hasil proses komputer keatas kertas sehingga bisa dilihat dan dibaca. Ada tiga jenis printer yang dikenal luas, yaitu Dot-Matrix Printer, Inkjet Ptinter, dan Laser Printer

3. Speaker
Untuk mendengarkan hasil rekaman yang sudah ada atau disimpan didalam komputer, atau mendengarkan musik dari CD, MP3 atau game

Rabu, 20 Oktober 2010

PCE-10-02_Hardware Motherboard

Alur Komunikasi pada motherboard.

Intel 5 Series adalah arsitektur komputasi yang diperkenalkan pada tahun 2008 yang meningkatkan efisiensi dan saldo penggunaan saluran komunikasi dalam motherboard.
Arsitektur terutama terdiri dari satu unit pengolah pusat (CPU) (dihubungkan ke kartu grafis dan memori) dan chipset tunggal (terhubung ke komponen motherboard). Semua komunikasi Motherboard dan kegiatan di sekitar lingkaran kedua perangkat.


Arsitektur adalah produk dari penyesuaian yang diperlukan terhadap Seri 4 motherboard Intel untuk memberikan kinerja yang lebih tinggi sambil mempertahankan efisiensi dan daya rendah. Perubahan berputar di sekitar desain chipset dan prosesor, dalam hubungannya dengan penataan kembali fungsi dan pengontrol. Hasilnya adalah perubahan besar pertama dalam beberapa tahun komputasi.
Isi


* 1 Konsep Desain
* 2 Desain Solusi
* 3 Variasi
* 4 Lihat juga
* 5 Referensi
* 6 Pranala luar

Konsep Desain
Intel 4 Series Motherboard Desain

Konsep arsitektur adalah untuk meningkatkan mekanik motherboard untuk mengikuti dengan CPU karena mendapatkan kecepatan yang lebih dan dikalikan jumlah core. Dalam arsitektur sebelumnya, CPU yang sangat berkomunikasi dengan komponen pusat motherboard, chipset Northbridge, karena itu adalah perantara antara memori, CPU, dan, dalam banyak kasus, kartu grafis. CPU akan berkomunikasi dengan chipset Northbridge ketika diperlukan data dari memori atau ketika diperlukan untuk grafis output ke layar. Susunan ini menyebabkan saluran komunikasi yang dikenal sebagai front-side bus (FSB) yang akan banyak digunakan. Tak lama sampai baik FSB akan mencapai kapasitas penuh atau beroperasi secara tidak efisien dengan core lebih. Sebuah penataan desain diperlukan.
Desain Solusi
Intel Motherboard Seri 5 Solusi

Itu pada satu waktu mengusulkan agar Northbridge dikombinasikan dengan CPU. Ini hampir apa yang terjadi. Northbridge bertempat Integrated Memory Controller (IMC) dan diberi sebutan Memory Controller Hub (MCH). Hal ini juga menampung controller grafis (GFX). Kedua pengendali telah dipindahkan ke prosesor. CPU sekarang memiliki koneksi langsung ke memori DDR3 dan grafis PCI-E (PEG) mengeluarkan kartu saluran FSB dan ketergantungan pada chipset Northbridge.

Northbridge juga ditempatkan mesin Intel manajemen (ME) dan display controller untuk grafis terintegrasi. Kedua fungsi tersebut pindah ke sebuah chipset baru yang disebut Platform Controller Hub (PCH), bagian dari arsitektur Intel Seri 5. Seiring dengan chipset Northbridge adalah chipset Southbridge disebut I / O Controller Hub (ICH). ICH diintegrasikan ke dalam PCH, sehingga menghilangkan Northbridge dan Southbridge chipset sepenuhnya.

The PCH dihubungkan ke CPU menggunakan Direct Media Interface (DMI) sebagai saluran komunikasi. Dalam kasus di mana motherboard memiliki grafis terintegrasi, ada controller tampilan di PCH yang menggunakan Fleksibel Display Interface (FDI) untuk komunikasi layar dengan CPU.

Pengaturan ini memungkinkan untuk CPU secara langsung berkomunikasi dengan memori dan grafis, yang berarti tidak ada perantara yang terlibat. Dibandingkan dengan sebelumnya, memori diberikan koneksi terpisah ke CPU dan grafis diberikan koneksi yang lain. Sementara itu, penggunaan daya.

Bios.

BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:

  1. Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
  2. Memuat dan menjalankan sistem operasi
  3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
  4. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.

BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.

Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.